Sejarah Kaos Oblong, Berliku Menuju Ketenaran

Kaos oblong ~ adalah salah satu jenis pakaian yang sering digunakan sehari-hari. Dan menjadi fenomena fashion bagi kehidupan kita. Kita? Situ aja kali ^_^.

Kaos Oblong cocok digunakan untuk laki-laki dan perempuan yang berjenis manusia. Termasuk agan dan aganwati sekalian. Juga tidak mengenal usia. Mulai dari bayi, anak-anak, remaja, sampai tua pun masih bisa menggunakan Kaos Oblong. Tidak untuk orang yang sudah meninggal ya gan.

Kaos oblong banyak diminati karena terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat dan cocok digunakan ketika suhu meningkat. Pada umumnya Kaos Oblong terbuat dari bahan katun, cardet, polyester, dan lain-lain.

Pengen tau sejarahnya? Simak artikel berikut mulai Kaos Oblong berumur bayi sampai dewasa ini.

Sejarah Kaos Oblong

Pada sekitar abad 19 sampai awal abad 20 Kaos Oblong digunakan oleh tentara inggris dan tentara amerika sebagai kaos dalam. Kaos Oblong berasal dari bahasa inggris "T-Shirt".

Tau gak guys, mengapa dinamakan demikian? Untuk jawabannya masih belum diketahui kebenarannya. Ada yang mengatakan karena bentuk nya yang menyerupai huruf "T". Mungkin jika bentuknya seperti huruf "U" namanya menjadi "U-Shirt" hehehe.. .

Pada awal munculnya Kaos Oblong, penggunaannya tidak dikenal oleh masyarakat umum. Bahkan, tentara yang menggunakannya pun hanya disaat suhu panas atau aktivitas yang tidak berseragam.

Ketika itu Kaos Oblong hanya memiliki warna putih dan modelnya yang itu-itu saja. Weleh berkesan membosankan nih. Kaos Oblong mulai diperkenalkan pada dunia oleh John Wayne, Marlon Brando dan James Dean yang memakainya sebagai pakaian luar dalam film-film mereka.

Warna pertama Kaos Oblong adalah abu-abu, yang dikenalkan pertama kali pada tahun 1955 oleh James Dean dalam film Rebel Without A Cause dan langsung menjadi trend fashion dunia (wih, sekali muncul langsung naik daun).

Oleh karena itu banyak perusahaan fashion ternama yang memproduksi Kaos Oblong dengan beragam warna dan model yang bervariasi.Sehingga banyak masyarakat yang menjadikan Kaos Oblong sebagai pakaian sehari-hari.

Gimana dengan sejarahnya di indonesia? Untuk Indonesia pertama kali Kaos Oblong dibawa oleh orang-orang belanda. Pada saat itu Kaos Oblong merupakan barang mewah yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan atas saja.

Kemudian  pada tahun 1970 an orang indonesia mulai memakainya, walaupun hanya berwarna putih polos dan hanya untu golongan pria saja. Faktor yang mempopulerkan Kaos Oblong salah satunya adalah budaya rock n roll dari barat. Merk yang terkenal saat itu adalah swan dan 77.

Pada tahun 1980 an Kaos Oblong di Indonesia banyak lahir dari industri-industri kreatif seperti C59 dari Bandung, JOGER dari Bali, dan DAGADU dari Yogyakarta. Dengan menawarkan desain unik dan menarik industri-industri ini memikat minat pembeli.

Selain itu juga ada Kaos Oblong yang dijual di supermarket seperti Hammer, Osella, Poshboy, dan lain-lain.

Dan pada tahun 1990 an banyak orang-orang kreatif yang meramaikan Kaos Oblong di Indonesia. Mereka mendesain sendiri lalu diproduksi dan didistribusikan sendiri, yang selanjutnya dikenal dengan nama "DISTRO CLOTHING".

Distro sendiri berasal dari kata Distribution Outlet yang artinya toko yang menjual barang unik, dan Clothing yang artinya Pakaian.

Comments

Popular posts from this blog

kemeja couple keren 2018

5 Model Baju untuk Anak Kecil, Tampil Semakin Indah!

Model Baju Lebaran Wanita Terbaru